Minggu, 19 Oktober 2025

Awal Perjalananku Sebagai Content Creator Catlovers: Dari Hobi Jadi Personal Branding

Halo teman-teman! Aku Muawinatus Syariyah, biasa dipanggil Ina. Saat ini aku kuliah semester 3 jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Ini artikel pertamaku di blog, aku akan menulis apa adanya. Selamat membaca! (˶ᵔ ᵕ ᵔ˶)

Sejak kecil aku sering mendapat hadiah ulang tahun berupa hewan peliharaan. Mulai dari kelinci, hamster, ikan atau bahkan ayam warna-warni. Tapi semuanya selalu berakhir tragis dimakan kucing tetangga, atau bahkan meninggal tidak wajar. Contohnya hamsterku meninggal karena tertindih tempat bermainnya sendiri, atau ikanku yang mengapung dipagi hari karena kuberi makan nasi, konyol memang. Hehe:D. Semuanya terus berulang sampai aku bosan menangisi hewan peliharaanku itu. Akhirnya aku minta hadiah lain seperti boneka atau mainan.  Kemudian, suatu hari om ku - cak amir - membawa pulang seekor kucing kecil putih. Awalnya aku menolak, karena teringat kucing yang memakan hewan-hewanku sebelumnya. Aku selalu berfikir kalau semua kucing itu nakal.

Suatu hari, aku sempat bertengkar dengan kakakku sampai menangis. Di tengah tangisku, tiba-tiba si kucing mendekat dan mengusap kakiku pelan. Hangat sekali, tanpa kata, seolah ia tahu aku sedang sedih, dan aku pun terharu. Dari situlah ina kecil mulai jatuh cinta dengan kucing. Aku rutin memberi makan, mengganti minumnya dan mengajak bermain. Kucing pertama itu kupanggil “Pus”. HAHA nama yang sangat pasaran. Ia selalu menemaniku tidur, makan, dan bahkan menemani saat aku dimarahi karena tidak mau mandi. Ketika Pus mati karena memakan tikus beracun, aku menangis histeris. Cak Amir menguburkannya di pekarangan rumah dan aku berdo’a dengan tulus. Tidak lama setelah kejadian itu cak amir membawa kucing belang tiga ke rumah untuk menghiburku.

Kemudian beberapa tahun setelahnya, kucing belang tiga-ku melahirkan anak kucing yang lucu. Jumlah kucing paling banyak yang pernah aku rawat adalah 12 ekor. Kejadian ini terus berlanjut sampai aku dewasa. Tapi kucingku sudah tidak sebanyak dulu, jelas aku kuwalahan merawat mereka. Jadi sebagian ada yang diadopsikan atau bahkan diminta saudaraku ketika berkunjung di hari raya. Hingga pada suatu hari, indukan kucingku meninggal ditabrak mobil. Tidak ada kematian yang mudah, apalagi ketika yang pergi adalah makhluk kecil yang selalu menemaniku setiap hari. Dan sekarang, kucingku tinggal satu, namanya "adek". Hobi makan dan tidur, tapi tingkahnya selalu menghiburku.

Ayahku awalnya biasa saja terhadap kucing, tapi Adek sangat suka menempel pada ayah. Akhirnya, beliau pun ikut terperangkap oleh pesona kucing gendutku itu. Dari sinilah muncul ide untuk menjadi content creator bertema catlovers. Karena aku sadar, bukan hanya aku yang jatuh cinta pada Adek, tapi seluruh keluargaku juga. Setiap hari selalu ada saja tingkah lucu yang membuat kami tertawa, mulai dari cara tidurnya yang aneh, sampai perut gendutnya yang bergoyang saat berlari. Menjadi seorang content creator catlovers bukan sekadar memposting foto kucing yang lucu. Lebih dari itu, aku ingin memberikan konten yang edukatif, menghibur, dan inspiratif. Aku percaya bahwa dengan personal branding yang konsisten, aku bisa dikenal sebagai seseorang yang peduli dan punya pengetahuan seputar dunia kucing.

Artikel ini adalah langkah awalku untuk mulai serius membangun personal branding sebagai content creator catlovers. Aku masih belajar dan terus berproses, tapi aku percaya setiap langkah kecil bisa membawa perubahan yang besar. Aku senang bisa berbagi cerita ini dengan kalian. Terimakasih sudah membaca sampai akhir yaa teman-teman. Untuk melihat foto-foto lucu Adek kamu bisa mampir ke Instagram-ku di @kuromine.01.  Jangan lupa follow ya, biar nggak ketinggalan cerita baru seputar dunia catlovers! ^••^

.

.

(https://www.instagram.com/kuromine.01/) 

6 komentar:

  1. Wow, It was so amazing, mengajarkan kita apa itu cinta dari hal yang kita benci dan membuat kita sakit hati, bukan hal yg mudah untuk menerima kenyataan tapi kenyataan itulah yang membuat kita sadar,
    Interesting story, Excited for the next story 👏🏻👏🏻

    BalasHapus
  2. Semoga kucingmu berumur panjang 😻

    BalasHapus
  3. Adekk, jadilah kucing yang baik😺

    BalasHapus

📝Checklist Perawatan Kucing Low Budget

Waktu pertama kali punya kucing, aku pernah berpikir kalau perawatannya pasti mahal. Lihat orang-orang pakai pasir premium, makanan supe...